Ada berbagai contoh iklan produk beserta gambarnya yang bisa Anda temukan dengan mudah. Sebab, jenis iklan yang satu ini pasti sudah sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Tentang Iklan Produk

Iklan produk yang juga sering dikenal dengan nama iklan niaga merupakan jenis iklan berdasarkan sifatnya. Tujuan dari jenis iklan yang satu ini adalah untuk mempromosikan atau menjual sebuah produk agar audiens tertarik dan akhirnya menggunakan produk tersebut. Sedangkan wujud dari produk di dalam iklan ini bisa berupa jasa maupun barang.

Nah, mengacu pada definisi dari iklan produk tersebut, tentu saja makin dipahami mengapa contoh iklan produk beserta gambarnya sangat mudah ditemukan di kehidupan sehari-hari, bukan? Baik itu berupa iklan teks, video, atau audio, iklan yang mempromosikan sebuah barang atau jasa sangat umum ditemukan di mana-mana pada berbagai media.

Penggunaan Tagline

Salah satu kunci penting di dalam sebuah iklan produk adalah adanya tagline atau slogan. Tagline merupakan sebuah kalimat yang disusun agar jadi semenarik mungkin dan mudah diingat oleh audiens. Mengapa tagline harus menarik dan mudah diingat? Sebab hal ini bertujuan agar audiens dapat langsung mengasosiasikan tagline tersebut dengan produk atau jasa yang dipromosikan di dalam iklan. Misalnya “Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro” dan “Indomie seleraku”. 

Struktur di Dalam Teks Iklan

Seperti yang bisa Anda cermati di dalam berbagai contoh iklan produk beserta gambarnya, konten atau isi iklan terlihat berbeda-beda. Padahal, jika diruntut, sebenarnya masing-masing iklan produk memiliki struktur yang sama. Hanya saja pengimplementasiannya yang bervariasi, bergantung pada berbagai faktor seperti segmentasi pasar produk.

Berikut ini adalah struktur utama teks iklan yang juga dipergunakan di dalam iklan produk:

  1. Judul iklan.

Judul ini cenderung memakan ruang dalam jumlah yang relatif besar. Pada bagian inilah biasanya tagline produk diletakkan. Alternatifnya adalah nama dan logo produk, maupun kalimat copywriting (headline) yang bertujuan untuk menarik perhatian audiens yang melihatnya. 

  1. Nama produk yang diiklankan.

Jika pada iklan terdapat judul atau headline, maka biasanya nama produk juga tetap ditambahkan walaupun dengan ukuran ruang yang lebih sedikit pada media iklan tersebut.

  1. Deskripsi produk.

Untuk iklan yang 100% menarik, tentu deskripsi produk yang dicantumkan tidaklah sepenuhnya mendetail. Apalagi terlepas dari media apapun iklan tersebut didistribusikan, selalu ada keterbatasan ruang atau durasi. Jadi, pastikan bagian ini hanya memuat informasi yang penting saja. Misalnya bagaimana cara membeli produk, alamat website atau nomor kontak yang dapat dihubungi untuk pemesanan, dan sebagainya.

Itulah penjelasan ringkas mengenai iklan produk serta beberapa contoh iklan produk beserta gambarnya. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

WhatsApp chat Chat Kami Sekarang!