Business to business (B2B) merupakan model bisnis dalam skema antar perusahaan. Pemasaran B2B memiliki tantangan tersendiri yakni menemukan perusahaan untuk bekerjasama langsung. Di sisi lain, model B2B memiliki keunggulan tersendiri seperti menciptakan penjualan yang akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan bisnis di sisi perusahaan pelanggan. Pemilihan srategi, channel dan media promosi yang tepat menjadi faktor penting keberhasilan pemasaran model B2B.

Sebuah studi dari JCDecaux bertajuk ‘Airports: Open for business’, menunjukkan bahwa 80% para pembuat keputusan bisnis, cenderung melakukan pertimbangan lanjutan setelah melihat iklan bandara. Jeda waktu di bandara yang tinggi memungkinkan untuk pengiriman pesan merek yang lebih kompleks. Tampilan format besar memungkinkan materi iklan bandara untuk B2B menangkap perhatian secara visual, menciptakan dampak, dan memberikan otoritas merek. Sedangkan kemampuan format digital dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan pesan kontekstual. Materi iklan kreatif bekerja dengan baik di kawasan ini. Ruang bandara juga ideal untuk eksekusi iklan interaktif dan pengalaman efektif dalam mendorong keterlibatan langsung antara merek B2B dan para pembuat keputusan bisnis.

 

Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Tersibuk di ASEAN Versi Airport Council International

Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Tersibuk di ASEAN Versi Airport Council International

 

Sepanjang 2018 lalu, tercatat sekitar 66,9 juta penumpang melakukan perjalanan udara melalui Bandara Soekarno-Hatta. Jika dihitung secara rata-rata, sebanyak 183 ribu orang terbang dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta setiap harinya. Sedangkan menurut data dari PT Angkasa Pura, ada sekitar 1.300 pesawat yang terbang dan mendarat disini setiap hari. Menjadikan Bandara Soekarno-Hatta berada di peringkat delapan belas bandara tersibuk dunia sekaligus peringkat pertama di Asia Tenggara. Tingginya trafik dan kesibukan di bandara ini, mendorong banyak pelaku bisnis memasang iklan mereka, demi menggaet perhatian para audiens potensial disana, tak terkecuali pelaku B2B.

Sungsan Global, perusahaan B2B produsen alat manufaktur makanan, telah mengembangkan bisnis mereka dengan meluncurkan terobosan baru; Bang-ae-sil. Bang-ae-sil adalah produk makanan instant sehat khas Korea yang sangat menarik bagi para turis bisnis. Untuk menarget dan menjangkau para distributor asal luar Jakarta, Sungsan Global memilih beriklan di Bandara Soekarno-Hatta sebagai channel kampanye promosi mereka.

 

Iklan Lightbox+LCD Sungsan Global di Terminal 1A, Bandara Soekarno-Hatta

Iklan Lightbox+LCD Sungsan Global di Terminal 1A, Bandara Soekarno-Hatta

 

Bersama The Perfect Media, Sungsan Global menampilkan iklan mereka melalui kombinasi media lightbox dan LED screen di Terminal 1A. Paduan tampilan iklan statis plus video berisi pengenalan mesin juga proses produksi, membuat iklan bandara ini efektif untuk menangkap perhatian para penumpang di sekitar konveyor. Para pembuat keputusan bisnis yang baru saja tiba dari penerbangan domestik dan berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi, atau Lombok, secara pasti akan mendapati display iklan ini selama mereka mengantri menunggu bagasi mereka.

Anda ingin memaksimalkan investasi iklan B2B di Bandara Soekarno-Hatta? The Perfect Media adalah partner yang tepat untuk bekerjasama. Selain peluang bisnis yang ditawarkan dari bandara internasional ini, Anda juga dapat memilih beragam media iklan bandara seperti lightbox, LCD screen, pillar lightbox, billboard, dan digital i-screen. Kami berkomitmen untuk bekerja dalam kecepatan dan efisiensi. Tim kreatif memastikan bahwa iklan bandara Anda akan menarik perhatian semua orang dan meningkatkan kesadaran merek bagi perusahaan. Hubungi kami sekarang juga dan dapatkan penawaran beriklan terbaik hanya dari The Perfect Media.

 

WhatsApp chat Chat Kami Sekarang!