Informasi mengenai Peraturan Pajak Reklame dan Cara Menghitung Pajaknya

Peraturan Pajak Reklame telah ditetapkan dalam Perda No 12 tahun 2011

Peraturan Pajak Reklame memiliki hukum wajib untuk Anda yang ingin memasang iklan di tempat umum. Misalnya saja di jalan raya atau tempat umum lain dengan pemasang reklame sebagai wajib pajak. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan pajak reklame telah ditetapkan dalam Perda No 12 tahun 2011. Dimana dalam peraturan tersebut tertuang sejumlah syarat pemasangan iklan reklame, baik untuk iklan produk atau non produk. Semua persyaratan pajak reklame harus dipatuhi. Adapun bila tidak, maka akan ada sanksi tegas yang bisa jadi menyebabkan kerugian di masa mendatang.

Sebelumnya perlu diketahui beda reklame produk dan non produk. Reklame produk merupakan reklame yang memuat iklan suatu barang atau jasa. Tujuan dari reklame produk ini hanya untuk kebutuhan promosi semata. Sementara reklame non produk merupakan reklame yang hanya mencantumkan nama perusahaan, badan usaha, atau lainnya. Reklame non produk juga bisa mencakup logo, simbol, dan identitas lain yang perlu diinformasikan kepada masyarakat.

Pengecualian dalam Peraturan Pajak Reklame

Apakah Anda berencana menyewa billboard untuk iklan di outdoor? Untuk pemasangan billboard ada biaya yang diperlukan seperlu mengurus perizinan pajak reklame.

Dalam peraturan pajak reklame merupakan konsekuensi bagi wajib pajak yang diatur melalui peraturan daerah dan peraturan gubernur. Diketahui ada beberapa hal yang tidak termasuk dalam peraturan wajib pajak reklame, diantaranya:

  • Reklame yang diselenggarakan pemeritah daerah, pemerintah pusat, atau perwakilan luar negeri.
  • Reklame yang ditampilkan menggunakan internet, media elektronik, ataupun media cetak.
  • Reklame yang dibuat untuk tempat ibadah atau yayasan panti asuhan.
  • Reklame yang dibangun di atas tanah dengan ukuran kurang dari 1 meter persegi.

Menghitung Nilai Sewa Reklame dan Tarif Pajak

Bagi Anda yang memasang reklame melalui pihak ketiga seperti penyedia jasa reklame, maka pihak ketiga itulah yang menjadi wajib pajak. Dalam hal ini berlaku acuan NSR atau Nilai Sewa Reklame seperlu menetapkan tarif pajak. Adapun besar pajak reklame dihitung sebesar 25% dari NSR. Dengan besar pajak yang bergantung dengan faktor-faktor yang berpengaruh dengan besar NSR. Faktor-faktor yang dimaksud diantaranya pihak penyelenggara reklame, jenis reklame, dan beberapa faktor lain. Sebut saja seperti lokasi, kategori kelas jalan, jumlah reklame, bahan yang digunakan, ukuran, jangka waktu pemasangan, dan waktu pemasangan.

Bila masa pemasangan iklan sudah habis dan Anda belum berencana menurunkan atau mengganti iklan reklame, maka Anda perlu membayar perpanjangan pajak reklame. Jika Anda sudah mengetahui berapa besar NSR maka Anda bisa menghitung besar pajak reklame yang harus dibayar. Untuk besar pajak antara kota yang satu dengan lainnya bisa jadi berbeda. Hal ini mengingat peraturan pajak reklame ditetapkan berdasar peraturan daerah.

WhatsApp chat Chat Kami Sekarang!